KINGDOM OF MINE

Aku lebih memilih cerita fiktif dibanding apapun.. jelas, karena aku suka hal-hal yang berhubungan dengan fantasi. Dari situ, aku bisa menciptakan kenyataan alternatif yang mereka sebut khayalan. Dalam dongeng ku, aku bisa menghadirkan dan menghapus keberadaan, menghakimi segala hal sebijak yang ku mau, dan menerapkan konsep kehidupan yang ku ingin. Takdir kecil di ujung penaku. […]

MY PEN IS LIKE

Jujur saat F berakhir K Dan L berujung E hanya untuk satu nama Tahu pena ku liar seperti apa? Benar, salah satu dari 7 besar dosa Seperti mario dan tere Penaku cerdas bermain kata Berjas mutiara, seperti “hey- Caramu salah, ikuti bijakku saja” “Niscaya, nista tiada menjelma” Juga remaja alay tergila Menelan, menyiakan ciptaan Tuhan […]

IN MEMORIAM, MAJALENGKA

Yang layak di ingatKau tulis dalam catatanMemori yang kau pertahankan Yang pantas di lupakanBuang, bukan di pendamTak semua bisa kau kenang Jika terlupakan dan itu indahAlirkan pada darahRasanya seperti apa, ingatlah Dan cinta, tak berpatok pada nyawaTempat juga, ada cerita disanaSeperti Aku dan Majalengka Aku jatuh, aku cintaDurjana serta romansaBahkan benci yang sengaja Sempurna atau […]

KEBOHONGAN

Terimakasih, Tuhan, karena telah menciptakan dan mengizinkan manusia tentang “Kebohongan dan kepalsuan” Berkat kebohongan, Aku membuat beberapa hati tidak terluka Berkat kepalsuan, Aku membuat beberapa hati bahagia Berkat kebohongan, Aku membuat diriku di akui Berkat kepalsuan, Aku membuat diriku diterima Berkat kebohongan, Aku punya kesempatan untuk tampil keren Berkat kepalsuan, Aku punya kesempatan untuk terlihat […]

PRIA TERTAMPAN DI AKHIRAT

Tuhan menjaminkan bidadari Jika lelaki taat dalam hal abdi Banggakan aku, sayang Karena aku seorang bajingan Aku tak kan dapatkan, bidadari Dan ku inginkan, hanya dirimu, putri Lagipula, hendakku bukan putri sempurna Bersayap, berparas lukisan tangan dewa Aku cuma inginkan kau saja Yang tak sempurna, tetapi nyata bermakna Tak perlu takut hilang diriku Bidadari sialan, […]

JUANG TANPA MAKNA

Awan pun terbakar Kemanusiaan dipahami tanpa hati Jasad-jasad hangus terkapar Tanpa makna ia mati Kebenaran vs Pembenaran Nurani kini murni tersesatkan Kan datangkah damai hari ini? Jika ku tersenyum bersenjata Salami saudara dengan belati Akankah kita riang bersama? Bagaimana kau bisa menang? Tanam harap dipupuki perang Semua yang terjadi, Hanya juang tanpa makna