IN MEMORIAM, MAJALENGKA

Yang layak di ingatKau tulis dalam catatanMemori yang kau pertahankan Yang pantas di lupakanBuang, bukan di pendamTak semua bisa kau kenang Jika terlupakan dan itu indahAlirkan pada darahRasanya seperti apa, ingatlah Dan cinta, tak berpatok pada nyawaTempat juga, ada cerita disanaSeperti Aku dan Majalengka Aku jatuh, aku cintaDurjana serta romansaBahkan benci yang sengaja Sempurna atau […]

KEBOHONGAN

Terimakasih, Tuhan, karena telah menciptakan dan mengizinkan manusia tentang “Kebohongan dan kepalsuan” Berkat kebohongan, Aku membuat beberapa hati tidak terluka Berkat kepalsuan, Aku membuat beberapa hati bahagia Berkat kebohongan, Aku membuat diriku di akui Berkat kepalsuan, Aku membuat diriku diterima Berkat kebohongan, Aku punya kesempatan untuk tampil keren Berkat kepalsuan, Aku punya kesempatan untuk terlihat […]

PRIA TERTAMPAN DI AKHIRAT

Tuhan menjaminkan bidadari Jika lelaki taat dalam hal abdi Banggakan aku, sayang Karena aku seorang bajingan Aku tak kan dapatkan, bidadari Dan ku inginkan, hanya dirimu, putri Lagipula, hendakku bukan putri sempurna Bersayap, berparas lukisan tangan dewa Aku cuma inginkan kau saja Yang tak sempurna, tetapi nyata bermakna Tak perlu takut hilang diriku Bidadari sialan, […]

JUANG TANPA MAKNA

Awan pun terbakar Kemanusiaan dipahami tanpa hati Jasad-jasad hangus terkapar Tanpa makna ia mati Kebenaran vs Pembenaran Nurani kini murni tersesatkan Kan datangkah damai hari ini? Jika ku tersenyum bersenjata Salami saudara dengan belati Akankah kita riang bersama? Bagaimana kau bisa menang? Tanam harap dipupuki perang Semua yang terjadi, Hanya juang tanpa makna

WICARA PRASETYA GUSTI MAHARAMA

Tiada sayembara gunamu permaisyuri Kau secantik Sinta Sedamai arus gangga Sambutlah, dekap peluk asih dari Sang Rama Tak terukir Ramayana Tapi bertakdir untuk bersama Ini cerita yang sempurna Tuk prasasti selanjutnya Panah Brahmastra tundukan Rahwana Aku tangguh atas semua durjana Untukmu Sinta, Ku gagahi segala marabahaya Ku sumpahkan atas nama para dewa Kau adalah Sintaku […]

RAMA SINTA

Telah beribu purnama Sejak kau jamah jiwa tak berwarna Lukisi aku, jadi pelangi Puja untukmu, Kau pertama takkan terganti Saatku pekatkan malam Kau kan lihat tumpuk galaksi Di malam yang terpuitiskan Temanimu berselimut mimpi Tentang romansa Rama Sinta Yang kitalah reinkarnasinya Aku Rama, dan kau Sinta, selamanya Kelak kitalah kan alkisah Melegenda, mewaris sempurna kisah